sendokgarpu

saya suka masak karena saya suka makan

Ikan Lilit Sereh

Selamat sore πŸ˜€

Tadi pagi sempat nonton ala chef nya Farah Queen bareng sama orang-orang tercinta dan terpikir untuk mempraktekkan salah satu menunya, dengan beberapa inovasi halaah πŸ˜€

Pada resep asli sih, mbak farah pake daging ayam, karena saya masih agak-agak trauma marissa sama ayam berhubung kemarin hari sempat makan ayam yang ternyata ga segar dan perut saya bereaksi, akhirnya saya mengganti dengan ikan ….. taraaaa …. πŸ˜€

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Bothok Ikan Tuna

Halooo semuwaaa πŸ˜€

Rasanya sudah seabad nggak nengokin dapur nih, berhubung dan bersambungnya segala macem kegiatan yang membuat saya syibuk sekali halaah alesyan πŸ˜‰

Pernah makan bothok? bothok itu setahu saya semacam sayur yang sangat terkenal di jawa tengah terutama di Solo. Bahan dasarnya kelapa muda dan dicampur dengan beberapa jenis sayuran. Karena saya sedang tidak menyantap daging, maka resep ini bisa jadi pilihan juga buat teman-teman yang sedang menghindari daging merah.

Baca entri selengkapnya »

Mie Jawa (mie godhog)

Bahan:
1 bungkus mi telor
1 butir telur
1 buah tomat, iris kasar
5 buah bakso, iris tipis
kembang kol, iris-iris
sawi hijau, potong-potong
wortel, iris korek api
jika suka, boleh ditambah udang
bubuk kaldu ayam secukupnya
daun bawang
daun seledri
air secukupnya

Bumbu dihaluskan:
3 siung bawang putih
5 butir kemiri
merica
garam
Cara Membuat:

  • Didihkan 500 ml air, tambahkan sedikit minyak, masukkan mie telor hingga agak lunak,angkat dan iriskan.
  • Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan irisan bakso dan udang
  • Tambahkan air secukupnya dan bubuk kaldu ayam. Setelah rasanya dirasa cukup, masukkan mi telor.
  • Lalu masukkan irisan kembang kol, wortel, sawi, tomat, bawang daun dan seledri.
  • Terakhir, masukkanΒ  telur (pecah di atas wajan dan jangan diaduk hingga bentuknya seperti telor ceplok), masak hingga matang. Sajikan hangat-hangat :D.

Solo Kuliner : Soto Gading

Haiii semuaa….:D

Selamat siyang menjelang sore, ini saya mau bagi oleh-oleh. Kemaren saya sama suami pulang kampung ke Solo dalam rangka pernikahan kakak saya tercinta.

Solo itu penuh dengan hal yang membuat saya tidak pernah bisa melupakannya, ayem tentremnya, orang-orangnya, termasuk makanannya. Jadi kalau teman-teman berniat kesana..teruskanlah niat itu karena nyesel deh bakalan kalau seumur hidup belum pernah ke solo. πŸ˜€

Sekarang kita akan mampir ke Soto Gading, ada beberapa cabang di Solo, yaitu di jalan veteran dan di daerah gading sendiri. Dan saya sama suami suka banget mampir di Soto yang di daerah Gading, biarpun tempatnya sederhana tapi makanannya mmmmmmmmmmm….maknyuss!!!

Soto yang tersedia disini ada dua macam yaitu soto daging sapi dan soto ayam, ada yang disajikan terpisah antara racikan soto dengan nasi, ada yang disajikan campur dalam satu mangkok. Harganya hanya berkisar dari 6000-8000 rupiah…murah banget kan πŸ˜€

ini lho soto ayamnya πŸ˜€

Disini, kuah soto disajikan dalam keadaan hangat selalu, karena panci segede gaban yang ada di meja saji, dibawahnya terdapat kompor yang akan selalu menjaga kuah dalam keadaan hangat. Selain soto, disini juga tersedia berbagai kelengkapan yang bikin mulut ga bisa diem selama menunggu pesanan kita datang, antara lain sate telur puyuh, tempe goreng yang gurih banget (iniii…beda banget sama tempe di jakarta, entah apanya yang bikin beda yang pasti rasana lebih ajib), ada juga perkedel kentang, sate usus, tahu goreng dan banyak lagi…..~.~ ngiler deh saya.

ini camilan yang menggoda bukan ? πŸ˜›

tempenya…gurihh banget~.~

Jangan lupa memesan segelas jeruk anget atau dikasih es yang segar, tapi boleh juga teh tubruk yang ginastel atau dicemplungin es batu biar tambah mak nyesss…

Oke..kita sambung ke edisi berikutnya yaa, ntar kalau saya lagi pengen nulis lagi….

monggo tindak Solo πŸ˜€

Pecak Gurame Haji Nasun

Setelah lama menetap di tanah Betawi, rasanya kurang pas kalau tidak mencoba makanan yang menggunakan resep asli Betawi. Atas rekomendasi temen kantor saya, mampirlah saya makan siang di Rumah Makan Haji Nasun. Tempatnya sederhana, di bilangan jalan Haji Nawi, Jakarta Selatan.

Akhirnya setelah menunggu agak lama (padahal sebelum sampai saya dan teman-teman sudah nelpon duluan) menu-menu yang kami pesan datang, pecak gurame, pucung gabus dan sop daging. O iyaa..sebelum main menu datang, kami sudah menghabiskan sepiring tempe goreng yang alamaaakkk……laziss bener πŸ˜€

Satu persatu menu dicoba, pecak gurame yang membuat lidah bergoyang nikmat, peluh bercucuran, dan perut keroncongan minta nambah, hehe..lalu beralih ke pucung gabus yang kalah nikmatnya,Β  rempah-rempah keluwak dan pucungΒ  yang digunakan pada bumbunya membuat rasa yang dihasilkan sedap tiada tara. Sop dagingnya juga ga kalah lezat, rasa palanya yang pas dengan bumbu-bumbu lain yang diramu dengan asyik, segerrr deh.

pucung gabus

Buat temen-temen yang mendamba hidangan khas betawi, silahkan berkunjung ke tempat pak haji Nasun, tapi ingat ya, berhubung peminatnya membludak, kalau makan disini lebih baik pesan dulu lewat telpon atau dateng pas restorannya baru buka.

Dijamin ga nyesel deh πŸ˜€

Warung Haji Nasun

Jl. M. Kahfi II No. 21, Sawah Jagakarsa

Telp : 021-7870016

Buka mulai pukul 10.00 wib – sampai habis (biasanya jam 14.00 sudah habis lho :D)

Tongseng Solo

Bahan :

  • Daging Kambing / Sapi
  • Kol dan Tomat iris kasar
  • Minyak goreng untuk menumis
  • Kuah gulai (jika tidak ada ganti dengan air, bumbu kari sedikit, campur dengan santan panaskan sebentar jadi deh ;P)

Bumbu yang dihaluskan:

  • Bawang merah, bawang putih, ketumbar di sangrai, jinten, pala dan garam secukupnya

Bumbu lainnya :

  • Daun jeruk purut dihilangkan tulangnya, daun salam, serai.

Cara memasak :

  • Tumis bumbu yang dihaluskan dalam minyak panas, tunggu sampai wangi.
  • Masukkan daging yang telah dipotong kecil-kecil aduk rata sampe berubah warna
  • Masukkan daun jeruk, salam dan serai.
  • Masukkan kuah gulai sedikit demi sedikit lalu beri kecap sesuai selera, tunggu hingga mendidih dan daging empuk.
  • Menjelang matang tambahkan kol dan tomat yang telah diiris-iris, biarkan layu.
  • Angkat dan hidangkan hangat-hangat

Sotomie bening

Bahan :

300 gram daging sandung lamur (kalau mau diet pake daging bagian paha yang lemaknya sedikit)
200 gram mie basah yang warna kuning
1 buah kol iris-iris
1 buah tomat iris-iris kasar
seledri iris halus
daun bawang iris kasar
minyak goreng secukupnya
1 liter air

Bumbu Halus :
5 siung bawang merah
7 siung bawang putih
2 cabe merah
3 buah kemiri
garam dan lada secukupnya

Pelengkap :
Lumpia / sosis solo juga bisa
Emping
sambal rawit

Cara :

  • Rebus air dan daging hingga empuk, angkat dan tiriskan
  • Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan ke air kaldu, rebus hingga mendidih
  • Ambil mangkuk, susun mie, kol, lumpia yang dipotong-potong, irisan daging, dan tomat lalu siram dengan kuah
  • lengkapi dengan emping, air perasan jeruk limau dan taburan bawang goreng, jika suka pedas pake sambil rawit

selamat mencoba πŸ˜€

Preambule

Akhirnya…

Inilah awal saya mewujudkan mimpi saya membangun dapur virtual untuk menalurkan naluri emak-emak saya bergaul sama sendok, garpu, wajan dan kompor.

Saya ga ahli memasak, tapi saya suka masak dan makan..sure :D.

Jadi buat teman-teman yang punya tips, triks dan resep baru yang berhubungan dengan kelangsungan asap dapur biar terus mengepul dan menghasilkan masakan yang yahud..bagi-bagi yaaa…mari belajar bersama πŸ˜€